10 Artikel Penelitian Terkait Media Pembelajaran Di SD

A. Pendahuluan

Media pembelajaran adalah salah satu faktor yang berperan penting selama proses pembelajaran. Guru menggunakan media sebagai perantara dalam memberikan materi agar dapat dipahami oleh peserta didiknya dengan baik. (Rizki Wahyuningtyas dan Bambang Suteng Sulasmono 2020). Media pembelajaran sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran harus sesuai dengan komponen pembelajaran agar fungsinya optimal dalam memfasilitasi kegiatan pembelajaran.(Hamdan Husein Batubara dan Dessy Noor Ariani 2019).

Proses pembelajaran yang aktif tidak terlepas dari media pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar diantaranya adalah permainan tradisional congklak (Prima Nataliya 2015). Kehadiran media dalam proses pembelajaran mempunyai arti yang sangat penting. Karena dalam kegiatan tersebut ketidakjelasan bahan yang disampaikan dapat dibantu dengan menghadirkan media sebagai perantara (Rejeki, M.Fachri Adnan dan Pariang Sonang Siregar 2020).

Guru harus dapat menyampaikan materi secara baik dan maksimal sehingga dapat dimengerti oleh peserta didik dalam memahami materi yang diberikan (Fransisca Neni Dilliati, Iskandar Wiryokusumo dan Ibut Priono Leksono2020). Kualitas pendidikan tergantung kepada bagaimana pembelajaran yang dijalankan pada sebuah sistem pendidikan itu sendiri Cucun Sunaengsih 2016).

Media belajar diakui sebagai salah satu faktor keberhasilan belajar. dengan media, peserta didik dapat termotivasi, terlibat aktif secara fisik maupun psikis, memaksimalkan seluruh indera peserta didik dalam belajar, dan menjadikan pembelajaran lebih bermakna (Muhibuddin Fadhli 2015). Mobile learning dikembangkan dalam masyarakat umum, pembelajaran di kelas, dunia kerja dan pendidikan informal. Tujuannya yaitu menghubungkan desain pembelajaran informal dengan lingkungan teknologi (Maniar Purbasari,Erik Aditia Ismaya, Nunuk Suryani, Djono 2019).

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil hasil teknologi dalam proses belajar (Arya Adittia 2017). Hasil belajar sebagai pengukuran dari penilaian kegiatan belajar atau proses belajar dinyatakan dalam simbol, huruf, atau kalimat yang menceritakan hasil yang sudah dicapai peserta didik pada periode tertentu (Lina Novita,Elly Sukmanasa, Mahesa Yudistira Pratama  2019).

B. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan dan menganalisis pengaruh media pembelajaran terhadap mutu pembelajaran di sekolah (Cucun Sunaengsih 2016) mengetahui perbedaan yang terjadi antara hasil dan motivasi belajar siswa (Fransisca Neni Dilliati, Iskandar Wiryokusumo dan Ibut Priono Leksono 2020). Mengetahui pemanfaatan media pembelajaran dalam pembelajaran tematik terpadu (Rejeki, M.Fachri Adnan dan Pariang Sonang Siregar 2020) dan mengetahui efektivitas media pembelajaran permainan tradisional (Prima Nataliya 2015). 

Untuk menganalisis ulang penggunaan media pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar (Rizki Wahyuningtyas dan Bambang Suteng Sulasmono 2020). Selanjutnya menjelaskan urgensi, kriteria pemilihan dan prosedur pengembangan media pembelajaran adaptif (Hamdan Husein Batubara dan Dessy Noor Ariani 2019). 

Untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual Video terhadap Hasil Belajar (Lina Novita,Elly Sukmanasa, Mahesa Yudistira Pratama 2019) dan mendeskripsikan produk dan menjelaskan penggunaan media pembelajaran (Maniar Purbasari,Erik Aditia Ismaya, Nunuk Suryani, Djono 2019). Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan media audio visual dalam meningkatkan hasil belajar (Arya Adittia 2017) mengembangkan (R&D) yang menggunakan prosedur pengembangan Borg & Gall (Muhibuddin Fadhli 2015)

  C. Metode Penelitian

Adapun metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif (Maniar Purbasari, Erik Aditia Ismaya, Nunuk Suryani, Djono 2019; Rejeki, M.Fachri Adnan,Pariang Sonang Siregar 2020) dan penelitian kuantitatif pra–eksperimental (Prima Nataliya 2015). 

Penelitian menggunakan kuantitatif (Arya Adittia 2017; Cucun Sunaengsih 2016; Fransisca Neni Dilliati, Iskandar Wiryokusumo,Ibut Priono Leksono 2020;Rizki Wahyuningtyas, Bambang Suteng Sulasmono 2020; Lina Novita,Elly Sukmanasa, Mahesa Yudistira Pratama 2019). Metode deskriptif kualitatif (Muhibuddin Fadhli 2015), penelitian menggunakan metode eksploratif (Hamdan Husein Batubara, Dessy Noor Ariani 2019)

D. Kesimpulan

Berdasarkan 10 artikel ilmiah media pembelajaran yang telah dianalisis dapat disimpulkan sebagai berikut: bahwa media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa (Arya Adittia (2017) dan terbatasnya waktu bagi guru untuk mengembangkan sebuah media, guru masih terpaku pada media pembelajaran yang sudah ada (Muhibuddin Fadhli (2015).

Media pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu pembelajaran (Cucun Sunaengsih 2016), penggunaan metode inquiry dengan media interaktif mempermudah daya ingat dan daya tangkap siswa dalam proses belajar mengajar (Fransisca Neni Dilliati, Iskandar Wiryokusumo dan Ibut Priono Leksono 2020), Kegunaan dan peran media pembelajaran dalam pembelajaran tematik Terpadu pada kelas III SD Negeri 009 Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu Riau adalah memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis, mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera Rejeki, M.Fachri Adnan dan Pariang Sonang Siregar 2020),

Terdapat perbedaan rata-rata kemampuan berhitung siswa SD sebelum dan setelah diberikan media pembelajaran berupa permainan tradisional Prima Nataliya (2015), guru yang menggunakan media saat pembelajaran dapat mempermudah siswa dalam memahami materi pelajaran Rizki Wahyuningtyas dan Bambang Suteng Sulasmono 2020).

Model pengembangan media pembelajaran adaptif dapat mengikuti beberapa model pengembangan sistem pembelajaran, seperti model 4D, model ADDIE, dan model Dick & Carey(Hamdan Husein Batubara dan Dessy Noor Ariani 2019). Selanjutnya terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara penggunaan media pembelajaran audio visual video terhadap hasil belajar(Lina Novita,Elly Sukmanasa, Mahesa Yudistira Pratama 2019) dan dapat mempermudah siswa untuk mengenal budaya Kudus serta mampu bersikap dalam menghadapi masalah sosial (Maniar Purbasari,Erik Aditia Ismaya, Nunuk Suryani, Djono 2019)

E. Penelitian Selanjutnya

Penelitian ini  dapat dilanjutkan dengan penelitian pengaruh media pembelajaran berbasis aplikasi mobile learning terhadap hasil belajar siswa (Maniar Purbasari, Erik Aditia Ismaya, Nunuk Suryani, Djono 2019), pengaruh media pembelajaran permainan tradisional terhadap hasil belajar siswa (Prima Nataliya 2015), pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar terakreditasi A (Cucun Sunaengsih 2016), dan  pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa sd Wahyuningtyas dan Bambang Suteng Sulasmono 2020) sudah banyak dilaksanakan.

Peneliti harus mencari selain variabel hasil belajar, pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis komputer (Muhibuddin Fadhli 2015), pengembangan media pembelajaran tematik terpadu di sekolah dasar (Rejeki, M.Fachri Adnan dan Pariang Sonang Siregar 2020). Pentingnya media pembelajaran adaptif untuk sekolah dasar (Hamdan Husein Batubara dan Dessy Noor Ariani 2019) media pembelajaran untuk siswa SD pada masa pandemi covid-19 (Lina Novita,Elly Sukmanasa, Mahesa Yudistira Pratama 2019).

Penerapan pengaruh media pembelajaran audio visual pada masa pandemi covid-19 (Arya Adittia 2017). Selanjutnya terkait media pembelajaran dan motivasi belajar terhadap siswa sd selama masa pandemi covid-19 (Fransisca Neni Dilliati, Iskandar Wiryokusumo dan Ibut Priono Leksono 2020).

         Daftar Pustaka

  1. Adittia, A. (2017). Penggunaan media pembelajaran audio visual untuk meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas IV SD. Mimbar Sekolah Dasar, 4(1), 9-20.
  2. Batubara, H. H., & Ariani, D. N. (2019). Model Pengembangan Media Pembelajaran Adaptif di Sekolah Dasar. Muallimuna: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 5(1), 33-46
  3. Dilliati, F. N., Wiryokusumo, I., & Leksono, I. P. (2020). Pengaruh Media Pembelajaran dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia SD. Jurnal Pendidikan Edutama, 7(2), 61-68.
  4. Fadhli, M. (2016). Pengembangan media pembelajaran berbasis video kelas iv sekolah dasar. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 24-33.
  5. Nataliya, P. (2016). Efektivitas penggunaan media pembelajaran permainan tradisional congklak untuk meningkatkan kemampuan berhitung pada siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 3(2), 343-358.
  6. Novita, L., Sukmanasa, E., & Pratama, M. Y. (2019). Penggunaan Media Pembelajaran Video terhadap Hasil Belajar Siswa SD. Indonesian Journal of Primary Education, 3(2), 64-72
  7. Purbasari, I., Ismaya, E. A., Suryani, N., & Djono, D. (2019). Media Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Berbasis Aplikasi Mobile Learning Bagi Siswa Sekolah Dasar. Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya, 13(1), 97-106.
  8. Rejeki, R., Adnan, M. F., & Siregar, P. S. (2020). Pemanfaatan Media Pembelajaran pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar. Jurnal basicedu, 4(2), 337-343.
  9. Sunaengsih, C. (2016). Pengaruh media pembelajaran terhadap mutu pembelajaran pada sekolah dasar terakreditasi A. Mimbar Sekolah Dasar, 3(2), 183-190.
  10. Wahyuningtyas, R., & Sulasmono, B. S. (2020). Pentingnya Media dalam Pembelajaran Guna Meningkatkan Hasil Belajar di Sekolah     Dasar. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 2(1), 23-27.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *