10 Topik Artikel Penelitian Sertifikasi Guru Abad 21

Berikut ini review artikel penelitian dengan topik sertifikasi guru, dengan menganalisis mulai dari latar belakang, tujuan penelitian, metode penelitian, simpulan hasil penelitian, dan penelitian selanjutnya. Adapun artikel yang dipilih untuk direview sejumlah 10 artikel yang dipublikasikan pada rentang tahun 2019-2021. 

A. Latar Belakang

Pendidikan di Indonesia dapat dikatakan dalam kondisi yang kurang baik, banyak laporan internasional menunjukkan tingkat pendidikan dalam kategori sedang. Kekhawatiran ini justru semakin besar apabila melihat fakta di lapangan, betapa banyaknya permasalahan dan kekurangan pendidikan di Indonesia, dan yang paling menjadi perhatian adalah kualitas tenaga pengajar (Anggranei, 2020). Salah satu syarat untuk menciptakan sistem dan praktik pendidikan yang bermutu/berkualitas adalah guru yang profesional, karena guru adalah ujung tombak dalam peningkatan kualitas layanan dan hasil pendidikan, khususnya dalam membangun dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan formal (Bintoro & Fitrianto, 2019). 

Dalam rangka mengejar ketinggalan pendidikan ini, pemerintah telah banyak berupaya untuk meningkatkan profesionalisme guru dengan mengadakan pelatihan-pelatihan, seminar dan program-program lainya. Salah satu diantaranya adalah dengan program sertifikasi guru (Riva’i, 2019). Sertifikasi adalah proses pemberian sertifikat kompetensi atau surat keterangan sebagai pengakuan terhadap kemampuan seseorang dalam melakukan suatu pekerjaan setelah lulus uji kompetensi. Peningkatan kompetensi guru pada dasarnya hanya merupakan satu aspek yang berperan dalam peningkatan kinerja dan motivasi guru sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan (Meiliyani et al., 2021).

Sertifikasi diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia (Arifin, 2019). Sertifikasi guru juga diharapkan untuk dapat menunjang kompetensi guru, pemerintah memberlakukan sertifikasi guru untuk meningkatkan kualitas dan tunjangan bagi guru. Hal ini diharapkan mampu untuk meningkatkan motivasi guru dalam melaksanakan tugasnya (Purnamasari, 2021).

Dengan program sertifikasi guru ini, guru diharapkan aktif dalam kegiatan yang menunjang tercapainya keberhasilan atau lolos dalam persyaratan kelulusan sertifikasi guru (Falina, 2019). Namun, guru belum sepenuhnya melaksanakan tanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya, tidak relevan dengan disiplin ilmu, kurangnya menggunakan alat media internet membuat siswa tertarik untuk belajar dan guru dalam membuat perangkat pembelajaran sehingga yang dilaporkan kurang kreatif dalam pembelajaran (Ristianey et al., 2021).

Apalagi saat ini terdapat beberapa sekolah yang telah melaksanakan program full day school yang menuntut guru untuk bekerja 5 hari dan mengharuskan mereka pulang sore serta mereka yang telah mendapatkan tunjangan profesi sebesar satu kali gaji, maka akan dilihat kinerja guru tersebut (Utari et al., 2020). Untuk itu, pelaksanaan pembelajaran di sekolah perlu dilakukan supervisi untuk melihat kemampuan guru. Supervisi yang dilakukan kepala sekolah sebagai pimpinan, selama ini kurang mendapat perhatian serius dari kepala sekolah, dampak dari rendahnya frekuensi supervisi yang dilakukan kepala sekolah dan tidak berkesinambungan adalah adanya guru yang melaksanakan proses pembelajaran secara kurang professional. Hal ini akan berdampak pada rendahnya kualitas pembelajaran di sekolah (Ardana et al., 2020). 

B. Tujuan Penelitian

         Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh sertifikasi dan kinerja guru terhadap prestasi belajar siswa (Meiliyani et al., 2021), menggambarkan keterkaitan sertifikasi guru dengan profesionalisme guru (Bintoro & Fitrianto, 2019), menguji pengaruh komunikasi, motivasi, serta sertifikasi guru, secara bersama-sama dan secara parsial (Purnamasari, 2021). 

Mengetahui pengaruh terhadap motivasi kerja dan kinerja guru atau tidak, khususnya pada guru-guru sertifikasi (Riva’i, 2019) dan mengetahui sejauh mana peran pemerintah, kementrian pendidikan sekolah dan guru dalam upaya peningkatan kualitas dan profesionalitasnya, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas dan sejahtera (Anggranei, 2020).

Untuk mengetahui sejauh mana implementasi program sertifikasi guru dijalankan (Arifin, 2019) dan hubungan antara sertifikasi guru dan motivasi kerja terhadap kinerja guru (Ristianey et al., 2021).

Pengaruh Full Day School dan sertifikasi guru terhadap kinerja guru (Utari et al., 2020). Selanjutnya mengetahui kontribusi antara sertifikasi guru, motivasi kerja, dan supervisi akademik kepala sekolah terhadap kinerja guru (Ardana et al., 2020).

C. Metode Penelitian

         Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui metode penjelasan (explanatory) (Bintoro & Fitrianto, 2019), eksplanasi deskriptif dengan survey (Anggranei, 2020), dan teknik pengambilan data yang terdiri dalam wawancara dan studi dokumentasi (Arifin, 2019). Namun ada juga yang menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey (Meiliyani et al., 2021), dan teknik pengambilan sampel secara random (Purnamasari, 2021).

Penggunaan metode kuantitatif dengan korelasional (Riva’i, 2019);(Utari et al., 2020);(Falina, 2019);(Ardana et al., 2020), teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dokumentasi serta studi pustaka (Ristianey et al., 2021). 

D. Simpulan

Berdasarkan 10 artikel ilmiah sertifikasi guru yang telah dianalisis dapat disimpulkan sebagai berikut: Terdapat pengaruh yang signifikan sertifikasi terhadap prestasi belajar siswa; 2) Terdapat pengaruh yang signifikan kinerja guru terhadap prestasi belajar siswa; 3) Ada pengaruh yang signifikan sertifikasi dan kinerja guru secara bersama-sama terhadap prestasi belajar siswa (Meiliyani et al., 2021), menunjukkan bahwa profesionalisme guru tersertifikasi pada umumnya telah cukup baik. Guru telah memenuhi standar kerja yang ditetapkan, namun standar kinerja yang dipenuhi oleh guru cenderung hanya bersifat pemenuhan kewajiban dan belum merupakan perwujudan dari budaya kerja profesional (Bintoro & Fitrianto, 2019).

Adanya pengaruh signifikan komunikasi, motivasi dan sertifikasi guru, secara bersama-sama terhadap kinerja guru (Purnamasari, 2021), dan menunjukan bahwa guru-guru sertifikasi berada pada interval motivasi kerja yang baik (Riva’i, 2019). 

Masih lemahnya pengetahuan guru terhadap peraturan-peraturan sertifikasi dan faktanya pelaksanaan tugas baru sebatas menggugurkan kewajiban (Anggranei, 2020). Implementasi kebijakan sertifikasi memiliki sedikit kekurangan pada faktor struktur birokrasi dan komunikasi hal ini mengakibatkan masih ada guru-guru yang belum mendapatkan sertifikasi (Arifin, 2019).

Pengaruh penerapan Full Day School dan Sertifikasi guru secara bersama-sama terhadap Kinerja guru (Utari et al., 2020), terdapat kontribusi yang signifikan antara sertifikasi guru, motivasi kerja, supervisi akademik kepala sekolah terhadap kinerja guru (Ardana et al., 2020).

E. Penelitian Selanjutnya

Penelitian selanjutnya dapat meneliti tentang upaya meningkatkan komitmen dan budaya kerja profesional bagi guru tersertifikasi (Bintoro & Fitrianto, 2019). Pelaksanaan program sertifikasi guru sebagai wujud peningkatan kompetensi guru (Meiliyani et al., 2021).

Upaya meningkatkan inovasi pembelajaran, linearitas, literasi, kontekstual guru (Anggranei, 2020). Kegiatan supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru untuk meningkatkan kompetensi guru (Ardana et al., 2020).

Upaya peningkatan motivasi guru dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan efisien (Falina, 2019) dan pengaruh full day school terhadap hasil prestasi peserta didik (Utari et al., 2020). Mengamati pengaruh motivasi internal guru dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru (Riva’i, 2019) dan upaya peningkatan kemudahan birokrasi dan informasi tentang program sertifikasi guru (Arifin, 2019).

Upaya meningkatkan komunikasi guru melalui kerja sama dan saling tukar gagasan ide antar guru agar menambah wawasan kepada guru (Purnamasari, 2021). Peningkatan kreativitas guru dalam pembelajaran melalui perangkat pembelajaran online (Ristianey et al., 2021). 

 DAFTAR PUSTAKA

  1. Anggranei, F. N. (2020). Realitas Kompetensi Guru Pasca Sertifikasi. SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business, 3(4), 331–340. https://doi.org/10.37481/sjr.v3i4.229
  2. Ardana, P., Yudana, I. M., & Divayana, D. G. . (2020). Kontribusi Sertifikasi Guru, Motivasi Kerja Dan Supervisi Akademik Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru. Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia, 11(1), 44–55. https://doi.org/10.23887/japi.v11i1.3349
  3. Arifin, R. K. (2019). Implementasi Kebijakan Program Sertifikasi Guru. Jurnal Ilmu Politik, 1(2), 194–208. https://doi.org/10.15575/politicon.v1i2.6284
  4. Bintoro, R. F. A., & Fitrianto, Y. (2019). Pelaksanaan Kebijakan Sertifikasi Guru Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di Kalimantan Timur (Studi Kasus di Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Kutai Timur). Jurnal Riset Pembangunan, 2(1), 36–46. https://doi.org/10.36087/jrp.v2i1.47
  5. Falina, N. I. Des. (2019). Pengaruh Motivasi dan Sertifikasi Guru Terhadap Kinerja Guru. Jurnal Ilmiah Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana, 13(2), 212–218. https://doi.org/10.31227/osf.io/2vdfk
  6. Meiliyani, R., Fitria, H., & Puspita, Y. (2021). Pengaruh Sertifikasi dan Kinerja Guru terhadap Prestasi Belajar Siswa. Journal of Education Research, 2(1), 6–14. https://doi.org/10.37985/jer.v2i1.39
  7. Purnamasari, I. (2021). Pengaruh Komunikasi, Motivasi, Serta Sertifikasi Guru Terhadap Kinerja Guru. Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media, 1(2), 156–165. https://doi.org/https://doi.org/10.52690/jitim.v1i2.140
  8. Ristianey, F., Harapan, E., & Destiniar. (2021). Pengaruh Sertifikasi Guru dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru. Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, Dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 34–43. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31851/jmksp.v6i1.3950
  9. Riva’i, F. A. (2019). Pengaruh Program Sertifikasi Guru Terhadap Motivasi dan Kinerja Guru. Jurnal Al -Mubin, 2(2), 78–84. https://doi.org/https://doi.org/10.51192/almubin.v2i2.61
  10. Utari, A. S., Tobari, & Puspita, Y. (2020). Pengaruh Full Day School dan Sertifikasi Guru Terhadap Kinerja Guru. Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, Dan Supervisi Pendidikan, 5(2), 120–134. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31851/jmksp.v5i2.3755

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *