Diskusi Psikologi Perkembangan Peserta Didik

Tugas Mata Kuliah Psikologi Perkembangan Peserta Didik FKIP Universitas Djuanda: Mahasiswa memberikan jawaban berupa komentar berdasarkan kajian terkait pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! (Paling lambat 22 Maret 2021)

Jawaban akan diupdate oleh dosen secara berkala. Kerjakan secara cermat dan sebaik-baiknya!

  1. Bagaimana pengaruh gen keturunan dan faktor pola asuh terhadap psikologi perkembangan peserta didik?
  2. Apa yang dimaksud dengan perkembangan sebagai proses pematangan?
  3. Manakah dari ciri-ciri perkembangan individu kita yang akan berubah dan bertahan sepanjang hidup?

Semangat belajar

13 thoughts on “Diskusi Psikologi Perkembangan Peserta Didik

  1. Ibank_maulana Abdullah riyandi says:

    1.Beberapa aspek perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh faktor biologi dan peran lingkungannya. Misalnya, waktu dimulainya pubertas sebagian besar disebabkan oleh faktor genetik anak, tetapi juga faktor lingkungan seperti pengaruh nutrisi.

    Sejak awal kehidupan anak, faktor genetik dan lingkungan berfungsi untuk membentuk siapa anak dan akan menjadi siapa dirinya nanti. Sementara faktor genetik yang diwarisi orangtua pada anak dapat menjadi peta arah untuk perkembangannya, lingkungan hanya dapat mempengaruhi bagaimana arah ini diekspresikan, dibentuk atau dibiarkan.

    Interaksi antara genetik dan pengasuhan tidak hanya terjadi pada momen-momen tertentu atau periode waktu tertentu, karena ini alami seumur hidup. Untuk memahami perkembangan anak, penting untuk melihat pengaruh biologis yang membantu pembentukan perkembangan anak.Bagaimana pengalaman berinteraksi dengan genetika dan beberapa kelainan genetik yang dapat berdampak pada psikologi dan perkembangan anak.
    2.Istilah “kematangan”, yang dalam bahasa inggris disebut dengan maturation, yang merupakan suatu potensi yang dibawa individu sejak lahir, timbul dan bersatu dengan pembawaannya, serta turut mengatur tingkah laku individu. Kematangan juga dapat berarti matangnya suatu fungsi atau potensi mental psikologis akibat proses perkembangan karena pengalaman dan latihan. Misalnya: Balita bisa berjalan apabila pertumbuhan fisiknya telah siap dan perkembangan mentalnya juga telah siap. Maka akan terjadi kematangan untuk berjalan.

    3.manusia mengalami perubahan-perubahan yang perubahan-perubahan dalam struktur berfikir, yaitu semakin terorganisasi, dan suatu struktur berpikir yang dicapai selalu dibangun pada struktur dari tahap sebelumnya. Perkembangan yang terjadi melalui tahap-tahap tersebut disebabkan oleh empat faktor terjadi di dalam diri, baik perubahan dalam struktur jasmani, perilaku, maupun fungsi mental manusia
    sepanjang rentang hidupnya.

  2. Patimah says:

    Jawaban

    1. Pengaruh gen keturunan dan faktor pola asuh terhadap psikologi perkembangan peserta didik biasanya dilihat dari bentuk fisik,seperti mata,bentuk hidung,bibir, dan bentuk rahang.Adapun faktor genetik dari orang tua pada anak tidak hanya dari segi fisiknya saja. Tetapi juga berpengaruh pada perkembangan anak. Dan biasanya perkembangan karakter anak bisa dipengaruhi dari cara didikan orang tua, lingkungan sekitar, dan dari lingkungan sekolahnya. Namun tanpa disadari bahwa perkembangan kepribadian anak juga berdasarkan latar belakang genetiknya dan juga dari pengalaman hidupnya.

    2.Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi organ tubuh menjadi lebih kompleks dalam pola yang benar sebagai hasil dari proses pematangan sehingga organ tersebut dapat menjalankan fungsinya. Dan Adapun perkembangan sebagai perubahan yang berkesinambungan dan progresif dalam organisme dari lahir sampai mati, pertumbuhan, perubahan dalam bentuk dan dalam integrasi dari bagian-bagian jasmaniah ke dalam bagian-bagian fungsional dan kedewasaan atau kemunculan pola pikir.

    3.Adapun dari ciri-ciri perkembangan individu kita yang akan berubah yaitu:
    1). Terjadinya perubahan aspek fisik ( organ-organ tubuh, berat badan ) dan aspek psikis ( matangnya kemampuan berpikir, mengingat dan berkreasi )
    2). Terjadinya perubahan dalam proporsi; aspek fisik ( proporsi tubuh anak berubah sesuai dengan fase perkembangan ) dan aspek psikis ( perubahan imajinasi dari fantasi dan realitas )
    3) diperolehnya tanda-tanda baru; fisik (pergantian gigi dan karakter seks pada usia remaja) psikis (berkembangnya rasa ingin tahu tentang pengetahuan, moral, interaksi dengan lawan jenis )
    Dan Adapun ciri-ciri perkembangan individu ini sebagai salah satu bahan pembuahan yang berlanjut sepanjang rentang hidup baik terkait dengan fisik maupun mental pada diri seseorang.

  3. Siti Uswatun Khasanah says:

    Jawaban tugas 1 Psikologi perkembangan peserta didik

    1. Pengaruh gen keturunan terhadap psikologi perkembangan peserta didik yaitu pada umumnya cenderung bersifat kodrati yang sulit untuk dimodifikasi, karena faktor gen keturunan merupakan pembawaan sejak lahir atau berdasarkan keturunan seperti konstitusi dan struktur fisik, kecakapan potensial (bakat dan kecerdasan).

    Pengaruh faktor pola asuh terhadap psikologi perkembangan peserta didik yaitu akan membentuk karakter dan kepribadian dalam perkembangan anak itu sendiri. Pola asuh yang baik akan cenderung menjadikan sebagian besar perkembangan anak normal, sedangkan pola asuh buruk akan cenderung menjadikan sebagian kecil perkembangan anak normal.

    2. Yang dimaksud dengan perkembangan sebagai proses pematangan yaitu perkembangan sebagai proses mencapai kemasakan atau usia masak, atau yang biasa diartikan dengan perkembangan yang dianggap berasal dari keturunan, atau merupakan tingkah laku khusus spesies.

    3. Ciri-ciri perkembangan individu kita yang akan berubah dan bertambah sepanjang hidup antara lain yaitu sebagai berikut:
    – Terjadinya perubahan dalam aspek fisik (Perubahan berat badan dan organ-organ tubuh) dan aspek psikis (Matangnya kemampuan berfikir, mengingat, dan berkreasi).
    – Terjadinya perubahan dalam proporsi ; aspek fisik (proporsi tubuh anak berubah sesuai dengan fase perkembangannya) dan aspek psikis (perubahan imajinasi dari fantasi ke realitas).
    – Lenyapnya tanda-tanda yang lama; tanda-tanda fisik (lenyapnya kelenjar thymus (kelenjar anak-anak) seiring bertambahnya usia) dan aspek psikis (lenyapnya gerak-gerik kanak-kanak dan perilaku implusif).
    – Diperolehnya tanda-tanda yang baru; tanda-tanda fisik (pergantian gigi dan karakter seks pada usia remaja) dan tanda-tanda psikis (berkembangnya rasa ingin tahu tentang pengetahuan, moral, interaksi dengan lawan jenis).

  4. dhea amalia novia says:

    1. Bagaimana pengaruh gen keturunan dan faktor pola asuh terhadap psikologi perkembangan peserta didik?
    Jawab :
    Dalam perkembangan peserta didik Faktor genetik merupakan modal dasar dalam mencapai hasil akhir proses tumbuh kembang anak. Melalui intruksi genetik yang terkandung di dalam sel telur yang telah dibuahi, dapat ditentukan kualitas dan kuantitas pertumbuhan. Ditandai dengan intensitas dan kecepatan pembelahan, derajat sensitivitas jaringan terhadap rangsangan, umur pubertas dan berhentinya pertumbuhan tulang. Termasuk faktor genetik antara lain adalah berbagai faktor bawaan yang normal dan patologik, jenis kelamin, dan suku.
    Faktor genetik anak dan orangtua biasanya dilihat dari bentuk fisik, seperti mata, bentuk hidung, bibir, dan bentuk rahang. Namun, faktor genetik dari orangtua pada anak tidak hanya dari segi fisiknya saja. Tetapi juga berpengaruh pada perkembangan anak.
    Biasanya perkembangan karakter anak bisa dipengaruhi dari cara mendidik orangtua, lingkungan sekitar, dan dari sekolahnya. Namun tanpa disadari, perkembangan kepribadian anak juga berdasarkan latar belakang genetiknya dan juga dari pengalaman hidupnya.
    Sejak awal kehidupan anak, faktor genetik dan lingkungan berfungsi untuk membentuk siapa anak dan akan menjadi siapa dirinya nanti. Sementara faktor genetik yang diwarisi orangtua pada anak dapat menjadi peta arah untuk perkembangannya, lingkungan hanya dapat mempengaruhi bagaimana arah ini diekspresikan, dibentuk atau dibiarkan.
    Interaksi antara genetik dan pengasuhan tidak hanya terjadi pada momen-momen tertentu atau periode waktu tertentu, karena ini alami seumur hidup. Untuk memahami perkembangan anak, penting untuk melihat pengaruh biologis yang membantu pembentukan perkembangan anak.
    Telah kita ketahui bahwa Pengasuhan orang tua sangat penting bagi anak dan akan mempengaruhi kehidupan anak hingga ia dewasa, oleh sebab itu orang tua hendaknya memperhatikan pemilihan pola asuh yang tepat sehingga anak memiliki perilaku sosial dan emosional yang baik.
    pola asuh merupakan perlakuan khas orang tua dalam mengasuh anak yang diterapkan pada anak dan bersifat konsisten yang ditunjukan melalui pemenuhan kebutuhan anak baik fisik (makan, minum dan lain-lain.) maupun non fisik (mendidik, membimbing, mengawasi serta memberikan kasih sayang).

    2. Apa yang dimaksud dengan perkembangan sebagai proses pematangan?
    Jawab :
    Istilah “kematangan”, yang dalam bahasa inggris disebut dengan maturation, yang merupakan suatu potensi yang dibawa individu sejak lahir, timbul dan bersatu dengan pembawaannya, serta turut mengatur tingkah laku individu. Kematangan juga dapat berarti matangnya suatu fungsi atau potensi mental psikologis akibat proses perkembangan karena pengalaman dan latihan. Misalnya: Balita bisa berjalan apabila pertumbuhan fisiknya telah siap dan perkembangan mentalnya juga telah siap. Maka akan terjadi kematangan untuk berjalan.
    Adapun kaitanya dengan proses perkembangan mental psikologis kematangan untuk fisik berfungsi sebagai perquisite atau keuntungan untuk perkembangan, misalnya perkembangan bicara/ bahasa tidak mungkin terjadi dengan baik tanpa adanya/ didukung oleh pematangan alat bicara. Jadi dalam kaitanya dengan belajar, pematangan itu berfungsi sebagai pemberi atau bahan dasar untuk belajar. Dan posisi belajar dalam proses perkembangan itu sangat menentukan. Dalam hal ini belajar akan berfungsi sebagai penentu atau sebab terjadibnya perkembangan. Tanpa melalui belajar mental psikologis anak tidak mungkin akan dapat dikembangakan. Atau dengan kata lain tanpa belajar maka manusia tidak akan dapat bertingkah laku seperti manusia. Dan perkembangan pribadi manusia itu merupakan hasil perpaduan unsur kematangan dan belajar.

    perkembangan seseorang merupakan hasil proses kematangan dan belajar. Didalam teori Naturalisme perkembangan seseorang terutama ditentukan oleh faktor alam, bakat pembawaan, keturunan, termasuk didalamnya kematangan seseorang. Sementara itu, Teori Empirisme berpendapat bahwa perkembangan seseorang terutama ditentukan oleh faktor lingkungan tempat anak itu berada dan tumbuh kembang, termasuk didalamnya lingkungan keluarga, sekolah, dan belajar anak. Contoh: perkembangan bakat atau kemampuan seorang anak yang berbakat di bidang musik tidak akan optimal apabila tidak mendapat kesempatan belajar musik. Jadi, potensi anak yang sudah ada atau dibawa sejak lahir akan berkembang optimal apabila lingkungan mendukungnya. Dukungan itu diantaranya dengan penyediaan sarana prasarana serta kesempatan untuk belajar dan mengembangkan potensi dirinya.
    Maka bisa di simpulkan bahwa kematangan itu sangat penting dalam proses perkembangan. Tanpa adanya unsur kematangan tersebut perkembangan sulit untuk di wujudkan. Dan adanya kematangan juga diperoleh dari belajar, karena dengan belajar seseorang akan lebih matang dalam bidang yang digelutinya. Kematangan dan belajar merupakan satu kesatuan yang saling mempengaruhi satu sama lainnya dalam proses perkembangan manusia. Seperti salah satu isi dari prinsip-prinsip perkembangan, yang menyatakan bahwa perkembangan merupakan hasil proses kematangan dan belajar.

    3. Manakah dari ciri-ciri perkembangan individu kita yang akan berubah dan bertahan sepanjang hidup?
    Jawab :
    Setiap manusia pasti akan mengalami suatu perubahan dari masa bayi hingga dewasa. Setiap anak juga mempunyai ciri perubahan – perubahan untuk menuju ketahap dewasa yaitu perkembangan dan pertumbuhan dengan tahapan tertentu sesuai umurnya. Jadi, seorang anak tidak bisa dikatakan sebagai remaja kecil. Karena anak itu berbeda dengan orang dewasa dari fisik, pola pikir dan cara berfikir yang masih dalam proses perkembangan dan pertumbuhan. Sebenarnya pertumbuhan dan perkembangan mempunyai hubungan yang erat. Kedua aspek ini sering dikatakanmempunyai proses yang sama yaitu proses tumbuh menjadi lebih sempurna. Namun, secara luas perkembangan berarti perubahan individu baik secara struktur atau fungsi organ melalui kematangan dan proses belajar yang terjadi sepanjang hanyat hingga meninggal dunia.
    Ciri – ciri perkembangan secara umum yaitu :
    1. Terjadinya perubahan dalam aspek fisik (perubahan berat badan dan organ – organ tubuh)
    dan aspek psikis (matangnya kemampuan berpikir, mengingat, dan berkreasi)
    2. Terjadinya perubahan dalam proporsi; aspek fisik (proporsi tubuh anak beubah sesuai
    dengan fase perkembangannya) dan aspek psikis (perubahan imajinasi dari fantasi ke
    realitas)
    3. Lenyapnya tanda – tanda yang lam; tanda – tanda fisik (lenyapnya kelenjar thymus
    (kelenjar anak – anak) seiring bertambahnya usia) aspek psikis (lenyapnya gerak – gerik
    kanak – kanak dan perilaku impulsif).
    4. Diperolehnya tanda – tanda yang baru; tanda – tanda fisik (pergantian gigi dan karakter
    seks pada usia remaja) tanda – tanda psikis (berkembangnya rasa ingin tahu tentang
    pengetahuan, moral, interaksi dengan lawan jenis)

  5. Siti Nur Aisyah says:

    Pengaruh gen atau keturunan pada perkembanga psikologi anak sangat berpengaruh karena biasanyanya perkembngan psikologi pada anak itu tergntung kepada kedua orang tuanya ada peptah yang mengatakan “kalau orang tuanya baik maka anak nya pun akan baik tetapi sebaliknya kalau orang tuamya tidak baik maka anak nya sama tidak akan baik”tetapi tidak menutup kemungkinan kalau orang tuanya tidak baik anak nya in syaa allah bisa menjadi baik asalkan di didik dengan didikan yang baik dan benar sesuai dengan ajaran yang di ajarkan oleh Allah dan Rasulullah,sedangkan bagaimana pengaruh faktor pola asuh terhadap psikologi perkembangan peserta didik ?tentunya itu akan sangat berpengaruh karena pola asuh yang benar terhadap anak akan memabantu dalam perkembangan psikologi pada diri anak itu sendiri,pola asuh yang baik itu tergantung kedua orang tua khususnya ibu bukanya hadist nabi pernah mengatakan “Alummu MAdrosatul UUla”ibu adalah madrasah pertma bagi anak anak nya oleh karenanya bagi kita selaku orang tua cara atau bagaimana pola asuh yang baik terhadap anak salah satunya adalah dengan kenalkan terhadap anak tentang ng pentingnya akhlak dan adab tidak hanya itu tugas kita sebagai orang tua tidak hanya sekedar mengucapkan tetapi harus memperaktekan juga setelah itu baru didik anak anak dengan kelembutan bila melakukan salah tidak membentak melainkan memberi tau bagimana selayaknya bersiap dengan benar.

    Perkembangan sebagi proses pematangan adalah suatu proses atau potensi yang di bawa oleh setiap individu dari sejak lahir sampai ia dewasa dan sifatnya tidak terbatas atau akan terus berpengaruh sampai ia tua nanti
    Adapun ciri-ciri perkembangan individu kita yang akan berubah dan bertahan sepanjang hidup mungkin salah satunya adalah Kepribadian,pola pikrr dan dan tingkah laku(akhlak) karena dengan seiring berjalannya usia pasti perubahan itu akan ada dan dampakanya nanti itu akan bertahan sepanjang hidup oleh karenanya sedari kecil pupuk keperibadian dan tingkah laku kita dengan baik agar nantinya orang akan mengenal kita dengan kepribadian yang baik pula

  6. Adjie Ramdani says:

    1.Faktor genetik anak dan orangtua biasanya dilihat dari bentuk fisik, seperti mata, bentuk hidung, bibir, dan bentuk rahang. Namun, faktor genetik dari orangtua pada anak tidak hanya dari segi fisiknya saja. Tetapi juga berpengaruh pada perkembangan anak.
    Biasanya perkembangan karakter anak bisa dipengaruhi dari cara mendidik orangtua, lingkungan sekitar, dan dari sekolahnya. Namun tanpa disadari, perkembangan kepribadian anak juga berdasarkan latar belakang genetiknya dan juga dari pengalaman hidupnya.

    2. Dari beberapa tahap-tahap perkembangan akan menghasilkan suatu “kematangan” baik itu kematangan jasmani maupun kematangan mental. Istilah “kematangan”, yang dalam bahasa inggris disebut dengan maturation, yang merupakan suatu potensi yang dibawa individu sejak lahir, timbul dan bersatu dengan pembawaannya, serta turut mengatur tingkah laku individu. Kematangan juga dapat berarti matangnya suatu fungsi atau potensi mental psikologis akibat proses perkembangan karena pengalaman dan latihan. Misalnya: Balita bisa berjalan apabila pertumbuhan fisiknya telah siap dan perkembangan mentalnya juga telah siap. Maka akan terjadi kematangan untuk berjalan.

    3.Perkembangan individu berlangsung sepanjang hayat, dimulai sejak masa pertemuan sel ayah dengan ibu dan berakhir pada saat kematiannya. bahwa perkembangan individu manusia itu dinamis, perubahannya kadang-kadang lambat tetapi bisa juga cepat, hanya berkenaan dengan salah satu aspek atau beberapa aspek berkembang serempak. Perkembangan tiap individu juga tidak selalu sama. Meskipun demikian, para ahli terus berusaha mengadakan penelitian tentang kecenderungan-kecenderungan perkembangan.

  7. Melanie Hartati says:

    1. Pada dasarnya gen keturunan diperoleh dari orangtua baik dari segi fisik maupun psikis. Dari segi fisik yakni bentuk wajah, postur tubuh, dan warna kulit. Sedangkan dari segi psikis atau mental itu seperti sifat tempramen, penyabar, dan pemalas. Dengan demikian gen keturunan berpengaruh terhadap perkembangan psikologi anak, karena semakin baik potensi yang diturunkan semakin baik juga perkembangan anak tersebut. Selain itu pola asuh orangtua juga berperan penting dalam perkembangan psikologi anak dimana kepribadian anak cenderung bergantung pada bagaimana cara orangtua dalam memperlakukan anak seperti menjaga, merawat dan mendidik.
    2. Perkembangan merupakan hasil proses kematangan atau maturation dimana potensi individu sejak lahir telah bersatu dengan pembawaannya. Kematangan merupakan suatu sifat tersendiri yang umum dimiliki oleh setiap individu dalam bentuk dan masa tertentu. Kematangan juga diperlukan individu untuk bersosialisasi dengan baik.
    3. Manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan sepanjang hayatnya yang tidak akan berhenti dan mempengaruhi segala aspek. Hal ini di mulai sejak masa pembuahan dan berakhir dengan kematian. Perkembangan bergerak secara berangsur-angsur tetapi pasti, melalui suatu bentuk/tahap ke bentuk/ tahap berikutnya.

  8. Nisa Asilmi Dewi says:

    1. Faktor genetik anak dan orangtua biasanya dilihat dari bentuk fisik, seperti mata, bentuk hidung, bibir, dan bentuk rahang. Namun, faktor genetik dari orangtua pada anak tidak hanya dari segi fisiknya saja. Tetapi juga berpengaruh pada perkembangan anak.
    Biasanya perkembangan karakter anak bisa dipengaruhi dari cara mendidik orangtua, lingkungan sekitar, dan dari sekolahnya. Namun tanpa disadari, perkembangan kepribadian anak juga berdasarkan latar belakang genetiknya dan juga dari pengalaman hidupnya.
    Faktor- faktor yang mempengaruhi pola asuh

    Adapun faktor yang mempengaruhi pola asuh anak adalah:

    1.      Pendidikan orang tua

    Pendidikan dan pengalaman orang tua dalam perawatan anak akan mempengaruhi persiapan mereka menjalankan pengasuhan. 

    2. Lingkungan

    Lingkungan banyak mempengaruhi perkembangan anak, maka tidak mustahil jika lingkungan juga ikut serta mewarnai pola-pola pengasuhan yang diberikan orang tua terhadap anaknya.

    3. Budaya

    Sering kali orang tua mengikuti cara-cara yang dilakukan oleh masyarakat dalam mengasuh anak, kebiasaan-kebiasaan masyarakat disekitarnya dalam mengasuh anak. 
    2. Perkembangan sebagai rentetan perubahan jasmani dan rohani manusia menuju ke arah yang lebih maju dan sempurna. Perkembangan selalu bergerak secara berangsur-angsur tetapi pasti, melalui suatu bentuk/tahap ke bentuk/tahap berikutnya, yang kian hari kian bertambah maju, mulai dari masa pembuahan dan berakhir dengan kematian.Dari beberapa tahap-tahap perkembangan akan menghasilkan suatu “kematangan” baik itu kematangan jasmani maupun kematangan mental. kematangan itu sangat penting dalam proses perkembangan. Tanpa adanya unsur kematangan tersebut perkembangan sulit untuk di wujudkan. Dan adanya kematangan juga diperoleh dari belajar, karena dengan belajar seseorang akan lebih matang dalam bidang yang digelutinya. Kematangan dan belajar merupakan satu kesatuan yang saling mempengaruhi satu sama lainnya dalam proses perkembangan manusia. Seperti salah satu isi dari prinsip-prinsip perkembangan, yang menyatakan bahwa perkembangan merupakan hasil proses kematangan dan belajar.
    3. Ciri – ciri perkembangan secara umum yaitu :
    1. Terjadinya perubahan dalam aspek fisik (perubahan berat badan dan organ – organ tubuh)
    dan aspek psikis (matangnya kemampuan berpikir, mengingat, dan berkreasi)
    2. Terjadinya perubahan dalam proporsi; aspek fisik (proporsi tubuh anak beubah sesuai
    dengan fase perkembangannya) dan aspek psikis (perubahan imajinasi dari fantasi ke
    realitas)
    3. Lenyapnya tanda – tanda yang lam; tanda – tanda fisik (lenyapnya kelenjar thymus
    (kelenjar anak – anak) seiring bertambahnya usia) aspek psikis (lenyapnya gerak – gerik
    kanak – kanak dan perilaku impulsif).
    4. Diperolehnya tanda – tanda yang baru; tanda – tanda fisik (pergantian gigi dan karakter
    seks pada usia remaja) tanda – tanda psikis (berkembangnya rasa ingin tahu tentang
    pengetahuan, moral, interaksi dengan lawan jenis).

  9. Siti zahra salbiyah says:

    1) pengaruh gen terhadap perkembangan peserta didik yaitu suatu genetik anak dan orangtua biasanya di lihat dari bentuk fisik, seperti mata, bentuk hidung, dan bentuk rahang. Perkembangan peserta didik merupakan suatu komponen penting yang harus diketahui seorang guru. Pemahaman guru yang benar terhadap perkembangan peserta didik akan menuntun guru membuat desain pembelajaran yang cocok untuk peserta didik. Desain pembelajaran yang cocok dengan perkembangan peserta didik akan menghasilkan pembelajaran yang maksimal. Pembelajaran yang tidak memperhatikan perkembangan peserta akan membuat peserta bosan atau frustasi.

    2) perkembangan sebagai proses pematangan yaitu istilah perkembangan berati serangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman.
    Dari beberapa tahap perkembangan akan menghasilkan suatu “kematangan” baik iti kematangan jasmani maupun kematangan mental. Kematangan juga dapat berarti matangnya suatu fungsi atau potensi mental psikologis akibat proses perkembangan karena pengalaman dan latihan.

    3) ciri-ciri perkembangan :
    a. Terjadinya perubahan aspek fisik ( organ-organ tubuh, berat badan), dan aspek psikis ( matangnya kemampuan berfikir, mengingat dan berkreasi)

    b. Terjadinya perubahan dalam proporsi; aspek fisik ( proporsi tubuh anak berubah sesuai dengan fase perkembangan ) dan aspek psikis ( perubahan imajinasi dari fantasi ke realitas)

    c. Lenyapnya tanda-tanda yang lain; tanda fisik ( lenyapnya kelenjar thymus/kelenjar anak-anak), dan aspek psikis (lenyapnya gerak-gerik kanak kanak)

    d. Di perolehnya tanda-tanda baru; fisik ( peegantian gigi dan karakter seks pada usia remaja), psikis ( berkembangnya rasa ingin tau tentang pengetahuan, moral, dan unteraksi dengan lawan jenis).

  10. Titi suliyati Khofifah says:

    1.Bagaimana pengaruh gen keturunan dan faktor pola asuh terhadap psikologi peserta didik?
    Jawab :
    Biasanya perkembangan karakter anak bisa dipengaruhi dari cara mendidik orangtua, lingkungan sekitar, dan dari sekolahnya. Namun tanpa disadari, perkembangan kepribadian anak juga berdasarkan latar belakang genetiknya dan juga dari pengalaman hidupnya.
    Sejak awal kehidupan anak, faktor genetik dan lingkungan berfungsi untuk membentuk siapa anak dan akan menjadi siapa dirinya nanti. Sementara faktor genetik yang diwarisi orangtua pada anak dapat menjadi peta arah untuk perkembangannya, lingkungan hanya dapat mempengaruhi bagaimana arah ini diekspresikan, dibentuk atau dibiarkan.

    2.Apa yang dimaksud dengan perkembangan sebagai proses pematangan?
    Jawab :
    2. Mengenai perkembangan mungkin tidak akan pernah ada habisnya, karena setiap yang hidup pasti mengalami perkembangan. Perkembangan sebagai rentetan perubahan jasmani dan rohani manusia menuju ke arah yang lebih maju dan sempurna. Perkembangan selalu bergerak secara berangsur-angsur tetapi pasti, melalui suatu bentuk / tahap ke bentuk / tahap berikutnya, yang kian hari kian bertambah maju, mulai dari masa pembuahan dan berakhir dengan kematian.

    Dari beberapa tahap-tahap perkembangan akan menghasilkan suatu “kematangan” baik itu kematangan jasmani maupun kematangan mental. Istilah “kematangan”, yang dalam bahasa inggris disebut dengan maturation , yang merupakan suatu potensi yang dibawa oleh orang-orang sejak lahir, timbul dan bersatu dengan pembawaannya, serta turut membantu tingkah laku individu. Kematangan juga dapat berarti matangnya suatu fungsi atau potensi psikologis akibat proses perkembangan karena pengalaman dan latihan.

    3.Manakah dari ciri-ciri perkembangan kita yang akan berubah dan bertahan sepanjang hidup?
    Jawab :
    Pertumbuhan manusia ditandai dengan bertambah ukuran berat badan dan tinggi badan.
    Sementara perkembangan manusia ditandai dengan perubahan kecakapan, kematangan fisik, emosi, dan pikiran menuju kedewasaan.
    Pertumbuhan diikuti dengan proses perkembangan, yaitu proses biologis makhluk hidup menuju tingkat kedewasaan.
    Contoh perkembangan adalah perubahan susunan dan fungsi organ-organ tubuh.Dengan tumbuh dan berkembang maka akan mempertahankan kelangsungan hidup dan melestarikan keturunan.

  11. Desti Agustin says:

    1. Pengaruh gen keturunan dan faktor pola asuh yaitu perkembangan karakter anak bisa dipengaruhi dari cara mendidik orangtua, lingkungan sekitar, dan dari sekolahnya. Namun perkembangan kepribadian anak juga bisa berdasarkan latar belakang genetiknya. Perkembangan anak melibatkan interaksi yang kompleks antara genetik dan juga faktor pola asuh keduanya saling berpegang erat. Perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh faktor biologi dan lingkungannya, pada saat anak lahir dan mulai tumbuh faktor lingkungan sangat memengaruhi perkembangan sang anak akan menjadi siapa dirinya jika sudah besar nanti. Sementara faktor genetik yang diwarisi orangtua pada anak dapat menjadi arah untuk perkembangannya, lingkungan hanya dapat mempengaruhi bagaimana arah ini diekspresikan, dibentuk atau dibiarkan.

    2. kematangan itu sangat penting dalam proses perkembangan. Tanpa adanya unsur kematangan tersebut perkembangan sulit untuk di wujudkan. Dan adanya kematangan juga diperoleh dari belajar, karena dengan belajar seseorang akan lebih matang dalam bidang yang digelutinya. Kematangan dan belajar merupakan satu kesatuan yang saling mempengaruhi satu sama lainnya dalam proses perkembangan manusia. Seperti salah satu isi dari prinsip-prinsip perkembangan, yang menyatakan bahwa perkembangan merupakan hasil proses kematangan dan belajar. 

    3. Ciri-ciri perkembangan yang berubah yaitu ciri fisik yang pasti berubah mulai dari lahir hingga dewasa banyak terjadi perubahan mulai dari tinggi dan berat badannya yang sudah pasti akan berubah menuju fase kedewasaannya dan juga perkembangan psikis nya juga pasti berubah mulai dari perubahan emosi, mental dan pikirannya.
    Perkembangan merupakan fase yang tidak pernah berhenti, semua perkembangan saling mempengaruhi dan setiap individu yang normal akan mengalami fase perkembangan.

  12. Een Suhartini says:

    1. Bagaimana pengaruh gen keturunan dan faktor pola asuh terhadap psikologi perkembangan peserta didik?
    Sejak awal kehidupan anak, faktor genetik dan lingkungan berfungsi untuk membentuk siapa anak dan akan menjadi siapa dirinya nanti.. Genotipe mengacu pada semua gen yang diwarisi orangtua. Fenotipe adalah bagaimana gen anak diekspresikan. Fenotipe dapat mencakup ciri-ciri fisik, seperti tinggi dan warna atau mata anak, serta ciri-ciri nonfisik seperti rasa malu atau percaya diri tinggi. Lingkungan yang terpapar pada anak, baik di dalam rahim juga dapat memengaruhi cara gen diekspresikan. Misalnya, paparan obat-obatan berbahaya selama dalam kandungan dapat berdampak buruk pada perkembangan anak di kemudian hari. Sesuai dengan Teori enviromentalisme yang menyatakan bahwa perkembangan ditentukan oleh lingkungan. Teori ini dikemukakan filsuf Inggris Jhon Locke (1632-1704). Locke terkenal dengan istilah tabularasa (meja lilin putih). Locke mengakui kalau individu memiliki temperamen yang berbeda, namun secara keseluruhan, lingkunganlah yang membentuk jiwa (Crain, 2007: 6-7). Pada saat jiwa dalam kondisi lunak yaitu pada usia dini, anak-anak mudah dididik menurut kemauan pendidiknya. Lingkungan membentuk jiwa anak-anak melalui proses asiosiasi (dua gagasan selalu muncul bersama-sama), repetisi (melakukan sesuatu berkali-kali), imitasi (peniruan), dan reward and punishment (penghargaan dan hukuman). setiap anak akan mengikuti pola yang diterapkan dengan cara dan kecepatannya sendiri. Beberapa anak berkembang dengan lancar, bertahap langkah demi langkah . Perbedaan ini disebabkan setiap orang memiliki unsur biologis dan genetik yang berbeda. Kemudian pola asuh yang diterapkan turut berkontribusi terhadap perkembangan peserta didik. Misalnya, perkembangan kecerdasan dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti kemampuan bawaan, suasana emosional, apakah anak di dorong untuk melakukan kegiatan intelektual atau tidak. Dan apakah diberi kesempatan belajar atau tidak

    2. Apa yang dimaksud dengan perkembangan sebagai proses pematangan?
    perkembangan sebagai proses pematangan yaitu dalam tahapan perkembangan akan menghasilkan proses kematangan baik kematangan jasmani maupun kematangan mental, kematangan sangat penting dalam proses perkembangan. Tanpa adanya unsur kematangan tersebut perkembangan sulit untuk di wujudkan.

    3. Manakah dari ciri-ciri perkembangan individu kita yang akan berubah dan bertahan sepanjang hidup?
    perkembangan merupakan pola perubahan yang dimulai pada saat konsepsi (pembuahan) dan berlanjut di sepanjang rentang kehidupan. manusia mengalami perubahan dalam beberapa hal, misalnya dalam hal tinggi dan berat badan, perbendaharaan kata, dan kematangan berpikir. Akan tetapi, ada pula hal-hal yang cenderung menetap, seperti temperamen dan kepribadian. Ada juga,perkembangan bersifat sistematis, artinya perkembangan bersifat berkesinambungan dan terorganisir (Papalia dkk, 2009). contohnya perkembangan bicara pada anak. Kemampuan bicara diperoleh melalui perkembangan yang bertahap dan saling berhubungan, mulai dari membuat bunyi-bunyi suara, berbicara dengan satu kata, hingga berbicara dengan dua sampai banyak kata.Dan ada pula, Perkembangan juga bersifat adaptif, artinya perkembangan terjadi untuk menghadapi kondisi-kondisi dalam kehidupan (Papalia dkk., 2009). Misalnya, proses bayi berjalan. Hal itu didukung oleh proses mobilitas si bayi karena sejalan dengan bertambahnya usia, keinginan eksplorasi seseorang akan semakin meningkat dan tidak mungkin baginya untuk terus mengandalkan orang lain untuk berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain.

  13. Fadilah Az Zahra says:

    Jawaban tugas Psikologi Perkembangan Peserta Didik di LMS

    1. Bagaimana pengaruh gen keturunan dan faktor pola asuh terhadap psikologi perkembangan peserta didik?

    Hubungan genetik anak dengan orangtuanya biasanya dilihat dari bentuk fisik, seperti mata, bentuk hidung, bibir, dan bentuk rahang. Namun, faktor genetik dari orangtua pada anak tidak hanya dari segi fisiknya saja.

    Tetapi juga berpengaruh pada perkembangan anak.
    Biasanya perkembangan karakter anak bisa dipengaruhi dari cara mendidik orangtua, lingkungan sekitar, dan dari sekolahnya. Namun tanpa disadari, perkembangan kepribadian anak juga berdasarkan latar belakang genetiknya dan juga dari pengalaman hidupnya.

    Beberapa aspek perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh faktor biologi (genetik) dan peran lingkungannya. Misalnya, waktu dimulainya pubertas sebagian besar disebabkan oleh faktor genetik anak, tetapi ada hal lain juga yang mempengaruhi, salah satunya faktor lingkungan seperti pengaruh asupan nutrisi anak.

    Sejak awal kehidupan anak, faktor genetik dan lingkungan berfungsi untuk membentuk siapa anak dan akan menjadi siapa dirinya nanti. Sementara faktor genetik yang diwarisi orangtua pada anak dapat menjadi peta arah untuk perkembangannya, lingkungan hanya dapat mempengaruhi bagaimana arah ini diekspresikan, dibentuk atau dibiarkan.

    Interaksi antara genetik dan pengasuhan tidak hanya terjadi pada momen-momen tertentu atau periode waktu tertentu, karena ini alami seumur hidup.

    Untuk memahami perkembangan anak, penting untuk melihat pengaruh biologis (genetik) dalam pembentukan perkembangan anak.

    2. Apa yang dimaksud dengan perkembangan sebagai proses pematangan?

    Perkembangan ialah topik pembahasan yang cukup kompleks, karena didalamnya terdapat serangkaian proses yang perlu dilewati, sampai pada akhirnya tahap terakhir dari suatu perkembatang itu akan mencapai pada tingkat kematangan.

    3. Manakah dari ciri-ciri perkembangan individu kita yang akan berubah dan bertahan sepanjang hidup?

    Perubahan fisik seiring bertambahnya usia, perubahan mental seiring berjalannya roda kehidupan, watak yang terpola dari pola asuh atau pendidikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *