Kesuksesan Pendidikan Seumur Hidup Di Korea Selatan

Kemajuan pendidikan di Republik Korea Selatan menjadi hal yang terencana secara bertahap dan terus menerus dilakukan oleh pemerintahan. Berdasarkan hasil PISA tahun 2018 pendidikan di Korea Selatan berada pada peringkat tujuh dibawah negara China, Singapura, Macau, Estonia, Jepang, dan Finlandia. Pendidikan menjadi fokus utama Pemerintah Korea Selatan untuk memperbaiki ekonomi dan sosial masyarakat Korea Selatan.

Pemerintah Korea Selatan mengambil tanggung jawab penuh dan hadir untuk memajukan bangsa melalui pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya. Sistem pendidikan yang dilakukan secara sekuensial dan berjenjang menjadikan pengalaman yang berharga, kesuksesan, kegagalan, dan tantangan pendidikan merupakan hasil dari proses yang panjang.

Negara Korea Selatan merupakan profil negara yang fokus memperbaiki kualitas masyarakat melalui pendidikan. Inovasi-inovasi terus dikembangkan dengan pendekatan kuantitatif ke arah kualitatif seperti perluasan sekolah dasar, menengah, dan pendidikan tinggi, menambah jumlah tenaga pendidik, memberikan bantuan pendidikan bagi masyarakat, pendidikan wajib sembilan tahun, dan Brain Korea 21.

Pada Pendidikan Tinggi Korea Selatan memiliki tiga pilar spesialisasi universitas di Korea ini meliputi penelitian, pengajaran, dan pendidikan teknis. Makalah ini berusaha menampilkan hasil-hasil upaya pemerintah dan kementerian pendidikan Korea Selatan untuk membuat pendidikan di Korea menjadi maju di dunia.

Sistem sekolah di Korea Selatan terdiri dari pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi dan pendidikan seumur hidup. Sistem pendidikan mewajibkan masyarakat untuk mengikuti wajib pendidikan Sembilan tahun yakni pendidikan dasar sampai pendidikan menengah.

Pendidikan seumur hidup menjadi bagian sistem sekolah resmi pendidikan di Korea Selatan. Masyarakat dapat belajar melalui sekolah sipil seperti sekolah sipil, sekolah terkait industri, kelas malam, kelas online, program akreditasi mandiri untuk belajar mandiri, sistem bank kredit, dan universitas cyber dan pembelajaran jarak jauh (KEDI, 2019).

Korea Selatan merupakan salah satu langganan PISA sejak tahun 2015 merupakan negara yang memiliki kemajuan terus menerus. Korea Selatan pada PISA 2018 berada pada peringkat tujuh di bawah China, Singapura, Macau, Estonia, Jepang, dan Finlandia. Korea juga mengalami penurunan rata-rata pada kinerja membaca, matematika bersama Australia, Finlandia, Islandia, Belanda, Selandia Baru, dan Slowakia (OECD, 2019).

Korea Selatan bersama negara-negara OECD seperti Australia, Kanada, Denmark, Estonia, Finlandia, Jepang, Norwegia, dan Inggris Raya memiliki kinerja rata-rata lebih tinggi daripada rata-rata OECD. Karakteristik siswa lebih sedikit siswa membolos dari sekolah dengan kinerja membaca lebih tinggi, jumlah pembaca buku berdasarkan gender perempuan dan laki-laki mendekati sama (OECD, 2019).

Naskah penuh dapat tentang Laporan Sistem Pendidikan Korea Selatan. dapat diakses pada link berikut!1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *