Mahasiswa KKN FKIP Adakan Sosialisasi Pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Seperti yang kita ketahui kasus Covid-19 setiap harinya semakin naik dan bertambah, hal ini mengharuskan kita semua untuk bisa menjaga diri agar tidak tertular virus Covid-19. Apakah yang dapat kita lakukan? Dengan berperilaku Hidup Bersih dan Sehat atau yang sering kita sebut PHBS. Perilaku hidup bersih dan sehat sangatlah penting, pola hidup bersih dan sehat dapat menjadikan kita kuat, sehat dan produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Tujuan PHBS ini untuk memberdayakan masyarakat agar tahu, mau dan mampu untuk mempraktekkan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan  sehari-hari dan dilakukan atas kesadaran diri sendiri. sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat biasa diakronimkan PHBS ini sangat banyak sekali bentuknya dan dapat dilakukan di lingkungan dan di lokasi mana saja, baik itu di lingkungan rumah tangga, sekolah, tempat kerja, dan lingkungan tempat tinggal kita. Pola hidup bersih dan sehat adalah kebiasaan yang penting untuk diterapkan. Perilaku pola hidup bersih dan sehat termasuk dalam cara kita merawat tubuh, menjaga kebersihan lingkungan, kebiasaan mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas, memakan makanan yang bergizi, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, istirahat yang cukup, memelihara dan meningkatkan kesehatan dengan cara olahraga yang teratur, menghilangkan kebiasaan yang berisiko menimbulkan penyakit, seperti sering merokok dan lainĀ  sebagainya. dalam kondisi pandemic Covid-19 seperti saat ini perilaku hidup sehat dan bersih itu sangat penting kita lakukan Bersama, karena perilaku bersih dan sehat menjadi salah satu upaya untuk mencegah dan mengurangi penyebaran virus Covid-19, tentunya jika perilaku PHBS ini diterapkan secara menyeluruh dan disiplin.

Ada banyak cara menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat ini begitu pula manfaatnya juga banyak diantaranya manfaat untuk Kesehatan tubuh, jika kita sering mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas dapat mencegah dari bahaya penyakit tertentu karena setiap harinya kita bersentuhan dengan banyak kuman dan virus. Selain manfaat untuk Kesehatan tubuh, jika kita menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat hal ini akan bermanfaat di lingkungan sosial kita, jika menerapkan PHBS ini kita akan selalu sehat dan bersih hal itu akan memberikan kesan baik di lingkungan sosial. Sebaliknya, jika kita tidak bersih dan sehat  mungkin akan menerima kesan buruk di lingkungan sosial.

Pada kali ini dalam rangka Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) AKB Unida 2021, Saya Sumiati TIM 45 KKN AKB FKIP 2021, berkesempatan untuk melakukan sosialisasi tentang hidup bersih dan sehat kepada ibu-ibu desa Padasuka Kecamatan Ciomas yang terdiri dari 5 orang. Karena masih dalam masa pandemic tidak diizinkan untuk berkerumun terlalu banyak orang.

Dokumentasi KKN AKB 2021 oleh Sumiati mahasiswa PGSD FKIP Universitas Djuanda Bogor

Dikarenakan target sosialisasi yang diambil ibu-ibu desa Padasuka Kecamatan Ciomas, maka daripada itu disini saya mensosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam lingkup atau lokasi rumah tangga. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Rumah Tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. PHBS di Rumah Tangga dilakukan untuk mencapai Rumah Tangga Sehat bersih dan produktif.

Target yang saya ambil ibu-ibu  karena menurut saya Ibu-ibu merupakan tombak utama dalam mengatur kehidupan ranah rumah tangga, seorang ibu dapat mengatur atau mengarahkan anak-anak mereka untuk bisa melakukan PHBS bahkan suami pun bisa mengikuti dan saling bekerja sama demi terciptanya PHBS dalam rumah tangga, dengan demikian akan tercapailah Rumah Tangga Sehat bersih dan produktif.

Antusias ibu-ibu dalam melakukan sosialisasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat ini sangat baik dan positif. Karena dengan sosialisasi ini selain menambah wawasan ibu-ibu tentang hidup sehat dan bersih sosialisasi ini juga dapat mengingatkan kembali akan pentingnya menjaga Kesehatan pada saat pandemic. Ibu-ibu dapat saling sharing  dan menemukan solusi  secara bersama-sama dari kesulitan yang dihadapi. Hal penting yang perlu digaris bawahi dari sosialisasi ini tentang bagaimana menerapkan PHBS ini, agar semua anggota keluarga dapat menjalankan serta berperan aktif dalam gerakan Kesehatan PHBS ini.

Dalam kegiatan Sosialisasi ini saya memberikan sedikit cara penerapan PHBS dalam rumah tangga supaya bisa diterapkan oleh ibu-ibu dirumah kepada anggota keluarganya, yaitu ada 10 PHBS di Rumah Tangga yaitu: (1) Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, (2) memberi bayi ASI eksklusif, (3) menimbang bayi dan balita, (4) menggunakan air bersih, (5) mencuci tangan ketika sebelum dan sesudah beraktivitas menggunakan air bersih dan sabun, (6) menggunakan toilet sehat, (7) memberantas jentik-jentik di rumah, (8) makan makanan bergizi seperti makan buah dan sayur setiap hari, (9) melakukan aktivitas fisik setiap hari, (10) tidak merokok di dalam rumah. Serta tidak lupa mengingatkan untuk selalu menggunakan masker jika keluar rumah dan Ketika sedang sakit, serta untuk selalu beristirahatlah yang cukup.

Kegiatan sosialisasi tentang perilaku hidup sehat dan bersih ini mendapatkan respon yang positif baik dari ibu-ibu yang mengikuti kegiatan ini dan dari Ketua RT setempat. Beliau mengatakan mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini menumbuhkan kesadaran orang-orang untuk bisa menjaga diri agar tidak tertular virus Covid-19 dengan selalu melakukan PHBS dimanapun berada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *